Kuasai Imposter Syndrome dan Raih Kesuksesan Karirmu! Wanita Karir, Yuk simak Tips Berikut Ini

WOMERA.ID – Hai Ladies, kali ini kita akan membahas sesuatu hal yang mungkin sering kita alami, terutama bagi para wanita di dunia kerja. Ya, kita akan membahas imposter syndrome atau kondisi psikologis seseorang yang memiliki perasaan tidak percaya diri dan meragukan kemampuan diri sendiri bahkan ketika seseorang telah meraih kesuksesan dalam karirnya. Sebagai wanita di dunia kerja, sering kali merasa tidak cukup baik, tidak cukup pintar, atau tidak layak mendapatkan kesuksesan yang kita raih. Kita merasa seperti tidak memiliki hal untuk berada di posisi yang kita miliki.

Wanita memang rentan terkena imposter syndrome karena beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seperti salahnya pola asuh orang tua sejak kecil yang menuntut untuk selalu berprestasi atau memenuhi ekspektasi orang tua, adanya stigma atau stereotip yang sering menganggap bahwa wanita kurang ambisius atau tidak dapat mengambil resiko dalam karir, dan bisa dari faktor lingkungan luar seperti gender atau bahkan dari diri sendiri.

Tetapi, kita tidak boleh membiarkan perasaan dan hal itu terus terjadi kepada diri kita sehingga dapat menghambat karir. Kita harus belajar untuk mengatasi imposter syndrome dan meraih kesuksesan yang kita inginkan. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi imposter syndrome dan meraih kesuksesan karir yang lebih besar.

  1. Kenali kekuatan dan kelemahan pada dirimu.

Sebagai wanita wanita karir, kita harus memiliki pemahaman yang kuat tentang diri sendiri, nilai nilai apa yang ingin dicapai dalam perjalanan karir. Sehingga ketika wanita dapat mengenali kelebihan dan kelemahannya masing masing akan dapat mengembangkan kemampuan diri yang lebih baik dan merasa lebih percaya diri.

Kekuatan adalah kualitas atau keterampilan yang membuat kita unik dan menonjol, dan tentunya setiap wanita memiliki kekuatan yang berbeda beda. Di sisi lain, kelemahan adalah aspek keterampilan yang perlu diperbaiki atau dikembangkan. Tentunya, tidak ada orang yang sempurna, dan kita semua memiliki kelemahan masing masing. Hal terpenting adalah bagaimana kita dapat mengelola dan memanfaat kan kualitas diri untuk meraih kesuksesan yang kita inginkan.

Fokus dengan prestasi [Sumber : Freepik.com]

2. Fokus pada prestasi dan kesuksesanmu.Salah satu cara untuk fokus pada prestasi dan kesuksesan adalah dengan membuat daftar pencapaian.

Ladies, kalian dapat mencatat semua hal yang telah kalian capai, baik di tempat kerja, dalam pendidikan, atau dalam kehidupan pribadi. Dengan membuat daftar pencapaian ini, wanita dapat melihat betapa banyaknya hal yang telah mereka capai dan memberikan bukti konkret bahwa mereka memiliki kemampuan dan keahlian yang berharga.

Kalian dapat memanfaatkan kekuatan kalian dan terus mengembangkan kemampuan di bidang bidang yang menarik serta membuat kalian merasa terpanggil. Dengan fokus pada prestasi dan kesuksesan, wanita yang terkena imposter syndrome dapat memperkuat rasa percaya diri dan meningkatkan kinerja di tempat kerja maupun dalam kehidupan pribadi.

3. Berpikir dan berbicara positif pada diri sendiri.

Berpikir dan berbicara positif pada diri sendiri juga sangat penting dalam mengatasi imposter syndrome. Wanita yang mengalami gangguan psikologis tersebut terkadang seringkali berfokus pada kelemahan atau kekurangan mereka. Sehingga pola pikir itu harus diubah agar lebih baik fokus kepada kekuatan dan prestasi pada dalam diri sendiri.

Wanita dapat membangun hal hal positif pada diri sendiri, seperti “Saya memiliki kemampuan yang luar biasa dan layak mendapatkan pengakuan atas prestasi saya” atau “Saya selama ini sudah bekerja keras dan meraih kesuksesan yang pantas sayang dapatkan saat ini”. Maka dengan itulah dapat membantu untuk membangun kepercayaan diri dalam karir atau kehidupan secara umum.

4. Tidak perlu takut untuk meminta dukungan atau bantuan.

Wanita yang memiliki gangguan psikologis imposter syndrome ternyata seringkali merasa malu atau takut untuk meminta bantuan atau dukungan dari orang lain, karena mereka merasa bahwa harus bisa menyelesaikan semua urusannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Namun, perlu dipahami bahwa meminta dukungan dan bantuan dari orang lain bukanlah tanda kelemahan, tetapi justru tindakan yang cerdas dan bijak.

Selain itu, meminta bantuan dan dukungan juga dapat memperkuat hubungan dengan orang-orang di sekitar, termasuk rekan kerja, teman, atau keluarga. Sehingga dapat membangun rasa saling percaya dan membuka pintu untuk kolaborasi. Maka tidak perlu takut untuk meminta bantuan dan dukungan kepada orang lain, dan ingatlah hal itu bukanlah tanda kelemahan.

Terus semangat [Sumber : Freepik.com]

5. Janganlah kegagalan dan kesalahan membuatmu menyerah.

Dengan kegagalan dan kesalahan yang pernah dialami banyaknya wanita yang seringkali merasa bahwa kegagalan atau kesalahan tersebut merupakan tanda kelemahan atau ketidakmampuan diri mereka. Namun, perlu diingat bahwa kegagalan dan kesalahan adalah bagian dari proses belajar dan tumbuh.

Tanpa kegagalan, setiap orang tidak akan pernah belajar dari kesalahan dan memperbaiki diri. Cobalah untuk mengambil pelajaran dari setiap kegagalan atau kesalahan tersebut dan terus mencoba hingga mencapai tujuan yang diinginkan. Ingatlah bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi justru merupakan kesempatan untuk mencoba lagi dan belajar dari pengalaman.

Untuk wanita karir, mengatasi imposter syndrome sangat penting untuk meraih kesuksesan. Dengan mengenali kekuatan dan kelemahan, fokus pada prestasi, berbicara dan berpikir positif pada diri diri sendiri, serta meminta bantuan dan dukungan dari orang lain sehingga imposter syndrome dapat diatasi. Ingatlah bahwa kesuksesan adalah hak semua orang termasuk wanita. Yuk, jangan takut untuk meraih kesuksesan karir yang diimpikan!. -SA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *