Konferensi Global Mempertajam Peran Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi

WOMERA.ID – 8 Juni 2023 – Konferensi Global tentang Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi diselenggarakan di Jakarta Convention Center selama tiga hari. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai negara, termasuk pengusaha berpengaruh, pemimpin industri, akademisi dan aktivis.

Tujuan konferensi adalah untuk memperkuat peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan ekonomi di seluruh dunia. Perwakilan dari berbagai sektor membahas isu-isu utama yang dihadapi perempuan di tempat kerja, seperti kesenjangan upah, keterwakilan dalam posisi kepemimpinan, dan sulitnya memperoleh keuangan bisnis.

Dalam sesi pembukaan, Menteri Ahmad Rizky yang bertanggungjawab atas pemajuan perempuan dan perlindungan anak menekankan pentingnya pemajuan perempuan untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dia juga menyoroti upaya pemerintah untuk mempromosikan kesetaraan gender, termasuk program pelatihan dan akses ke modal ventura.

https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-laptop-kantor-bekerja-8872196/

Beberapa pembicara terkenal berbagi pengalaman dan wawasan mereka, termasuk Sandhya Patel, CEO perusahaan teknologi global, yang berbicara tentang pentingnya mengikutsertakan perempuan dalam industri inovasi. Selain itu, aktivis hak perempuan Maria Lopez menjelaskan tantangan yang dihadapi perempuan di pedesaan dan pentingnya menghilangkan ketidaksetaraan dalam akses ke pendidikan dan perawatan kesehatan.

Diskusi panel dan lokakarya praktis juga diselenggarakan selama konferensi dengan tujuan menyediakan sumber daya dan strategi bagi peserta untuk mempromosikan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan di tempat kerja. Selain itu, peserta berkesempatan untuk membangun jaringan dan berkolaborasi untuk memecahkan masalah bersama. Konferensi global tentang peran perempuan dalam pembangunan ekonomi diharapkan dapat memberikan dorongan penting untuk mempercepat perubahan dan memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama dan kesempatan yang adil dalam bisnis dan ekonomi. Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat menerjemahkan hasil dan rekomendasi diskusi dalam konferensi ini menjadi kebijakan dan program nyata untuk kesetaraan gender yang lebih baik.

-(AMM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *