Perkembangan Model Rambut: Gaya yang Kembali ke Zaman Dahulu dan Tantangan untuk Menyesuaikan dengan Bentuk Wajah

WOMERA.ID – Perkembangan tren gaya rambut selalu mengalami perputaran dari waktu ke waktu. Seiring dengan berkembangnya kreativitas manusia, model rambut baru yang eksentrik dan menarik mulai bermunculan, menarik minat dari kalangan remaja hingga dewasa. Para hairstylist pun turut berperan dalam menghadirkan tren rambut terbaru sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Puspa Erliananda pemilik salon, berbagi pengalamannya mengenai perubahan gaya rambut dari tahun ke tahun. “Gaya rambut selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Khususnya saat ini, banyak orang yang mengikuti tren gaya rambut para artis untuk terlihat ‘hits’. Beberapa tren yang sedang populer saat ini adalah gaya rambut ala Fuji, Amanda Manopo, dan ada pula yang terinspirasi dari karakter anime Jepang dengan model rambut ‘wolf-cut’. Banyak pelanggan yang datang dengan permintaan model rambut yang unik seperti itu,” kata Puspa.

Meskipun bentuk model rambut mengalami perubahan dari waktu ke waktu, terdapat beberapa model rambut yang tetap eksis dan populer setiap tahunnya. Antara lain, potongan rambut bob, layer oval, layer tiga tingkat, dan rambut lurus. Siklus perputaran model rambut ini mengikuti urutan dari bob hingga shaggy, dan akan terus berputar setiap tahunnya. Namun, diantara model rambut tersebut, model rambut layer selalu diminati oleh masyarakat, terutama oleh generasi Z. Alasannya adalah karena model rambut ini cocok untuk berbagai bentuk wajah dan tidak pernah ketinggalan zaman.

Kania,  mahasiswa berusia 19 tahun, mengungkapkan bahwa dia hanya menyukai satu model rambut sepanjang hidupnya, yaitu potongan bob. Menurutnya, potongan rambut pendek ini mudah diatur dan membuatnya terlihat lebih muda. Namun, penting untuk dicatat bahwa pemilihan model rambut juga harus mempertimbangkan kesesuaian dengan bentuk wajah seseorang.

Rara, salah satu pelanggan tetap salon Puspa sejak usia 14 tahun, juga mengakui bahwa terkadang dia memilih model rambut yang sedang tren di media sosial, meskipun tidak cocok dengan bentuk rambutnya. “Saya tidak ingin ketinggalan tren, bukan karena FOMO (Fear of Missing Out), tapi rasanya tidak cocok jika tidak mengikuti tren tersebut,” jelasnya.

https://cdn.idntimes.com/content-images/community/2017/06/hairstyle-vs-face-shape-4aba47f946a33667de8994ba57dba6e8_600x400.jpg

Tantangan bagi seorang hairstylist adalah ketika pelanggan menginginkan tren rambut tertentu yang mungkin tidak cocok dengan bentuk wajah mereka. Puspa memberikan contoh potongan rambut “wolf-cut” yang tidak cocok untuk semua jenis rambut. Jika rambut tebal dan kaku, memotongnya dengan model ini dapat menghasilkan tampilan yang tidak rapi.

Puspa Erliananda juga memberikan beberapa tips bagi pemilihan model rambut sesuai dengan bentuk wajah. Bagi yang memiliki wajah bulat, disarankan untuk memilih potongan rambut pendek dengan model layer yang menutupi pipi. Dengan begitu, diharapkan pipi terlihat lebih tirus. Jika ingin menggunakan potongan rambut pendek dengan wajah bulat, model bob dengan bagian belakang yang pendek dan bagian depan yang lebih panjang dapat menjadi pilihan yang cocok.

Untuk wajah lonjong, tidak ada batasan khusus dalam memilih model rambut. Model rambut layer, pendek, lurus, atau panjang tetap cocok dan dapat dipilih sesuai keinginan.

Perkembangan model rambut selalu menarik untuk diikuti, tetapi penting untuk tetap mempertimbangkan kecocokan dengan bentuk wajah agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Hairstylist berperan penting dalam memberikan saran dan panduan kepada pelanggan agar mereka tetap tampil modis tanpa mengorbankan kesesuaian dengan bentuk wajah.

Perubahan gaya dan preferensi dalam memilih model rambut telah terjadi. Banyak orang lebih mempertimbangkan tren dan popularitas daripada kecocokan dengan diri sendiri. Namun, penting untuk memilih model rambut yang sesuai dengan bentuk wajah dan keunikan individu. Konsultasi dengan hairstylist dapat memberikan panduan yang tepat. Memilih model rambut juga harus menjadi kesempatan untuk mengekspresikan kepribadian dan gaya pribadi. Merasa nyaman dan percaya diri dengan model rambut tertentu yang tidak sedang tren adalah pilihan yang valid. Perawatan dan kesehatan rambut juga penting, mengingat penggunaan alat styling dan proses pewarnaan. Dengan menjaga kesehatan rambut, kita dapat tampil modis dengan gaya rambut yang dipilih.

-(AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *